Younggoode81's website

Our website

28
Ja
Begini Cara Melakukan Aqiqah Menurut Agama Islam
28.01.2017 05:48


Aqiqah itu menandakan memutus serta melubangi, serta ada pula yang menyiarkan bahwa akikah adalah seri bagi satwa yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, serta dikatakan juga bahwa akikah merupakan serat yang dibawa si momongan ketika real. Adapun maknanya secara syari’at adalah fauna yang disembelih untuk menerima bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk bujang yang pertama lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah atau Al-'Iqqah memiliki arti adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik khalayak atau binatang. Dinamai pula daripadanya hewan yang disembelih untuk bujang yang segar lahir di hari keseminggunya.

1. Kecil Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun wali dalam stan sulit. Aqiqah dilakukan sambil Rasulullah saw. dan para sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru lahir.

1. Rasulullah saw saw. menitahkan:
“Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur serta diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Putra Majah no. 3165 dsb dari saki Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini pada kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan menerangkan:
Bahwa Nabi saw. meng-aqiqahkan Hasan & Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. Serta dari Salman bin Pemandu Ash-Dhabiey, jika Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, serta hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Setiap anak bersama aqiqahnya, oleh karena itu sembelihlah fauna dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Abu Daud
Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan itu agar beraqiqah dua kontrol kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk balita laki-laki serta seekor kibas untuk bayi perempuan.

6. Hadits hal Malik serta Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Rancak dan Husain) mencukur rambut Hasan serta Husain lantas ia bersedekah dengan argentum seberat timpalan rambutnya.

7. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya perlu dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua sudut kambing yang sama umurnya dan untuk keturunan perempuan seekor kambing.

2. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki serta Anak Perempuan
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang seolah-olah dan umurnya bersamaan. Dan untuk bujang perempuan 1 ekor.
Mulai Ummu Karz Al-Ka'biyah mengatakan: Aku relasi mendengar Rasulullah saw. menitahkan:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor kambing yang mirip, dan untuk anak cewek satu upaya. " Serta dibolehkan mono ekor domba untuk bani. Rasulullawh saw. pernah berbuat yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti pada hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah bila salah seorang diantara kita mempunyai bani, ia memotong kambing & melumuri kepalanya dengan sundut kambing itu. Maka sesudah Allah mengundang islam, kami menyembelih wedus, mencukur / menggundul kepala si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

info selanjutnya Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Pelerai demam Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang sosok pada tanda jahiliyah asalkan mereka beraqiqah untuk seorang bayi, mereka melumuri randu dengan sundut aqiqah, kemudian ketika menjatuhkan rambut si bayi meronce melumurkan pada kepalanya’. Oleh sebab itu Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Zaman Penyembelihan

1. Jika mengharuskan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Apabila tidak, oleh karena itu pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika tetap tidak memungkinkan maka pada kapan selalu. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, & pada hari kedua puluh satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Memberi anak sebutan
- Mencukur rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Tentang hal syarat satwa kambing yang dapat dijadikan aqiqoh tersebut sama dengan syarat satwa qurban (kurban) sbb:
- Kambing: baik berusia 1 (satu) tahun dan merembes usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) kamar dan merembes bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak piawai ada anggota badan hewan yang murba.
- Dagingnya tidak piawai dijual.

4. Bersamaan Sempang Qurban dan Aqiqah.
Dari sini ada pertanyaan, yakni bolehkah mewujudkan niat aqiqah dan persembahan? Bila hal itu diperbolehkan apakah berdasar pada otomatis persembahan yang dikerjakan sekaligus bisa menggugurkan anjuran akikah? Mengenai hal ini ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekalian diniatkan aqiqah dan menyabot anjurannya. Opini ini adalah opsi yang disampaikan sama Mazhab Hanafi dan satu diantara riwayat Ahmad. Dari mimbar tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Putra Sirin, serta Qatadah, sependapat dengan amatan ini. Meronce berargumentasi, wujud kedua ibadah sama, yakni mendekatkan muncul kepada Allah swt. melalui sembelihan fauna. Keduanya sanggup saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama pada shalat tentu di Langgar disertai dengan niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mengangkat opsi ini.

Kedua ibadah itu gak boleh disatukan dan tidak bisa menyabot salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat tersebut disampaikan per Mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu riwayat Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tumpuan yang luar biasa. Maka tersebut, satu kolektif lain tidak boleh digabung. Latar belakang serta motif di balik kesunnahan kedua ibadah itu pun berseteru. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang halal di haji tamattu' serta denda yang berlaku pada fidyah.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!