Younggoode81's website

Our website

30
Ap
Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
30.04.2018 09:39


Saat menonton perbandingan sepakbola di layar paras kita kerap disajikan aktivitas tebak skor yang dikerjakan para pakar. Walau memikat, saya tidak percaya tumbuk skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, namun tentu bukan perlu dianggap serius karena tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Eksentrik dengan mereka siapa tim yang mau menang -- atau kalau pertandingan akan berakhir dengan seri. Mereka seperti itu natural saja dilakukan, walau pada akhirnya bola itu bundar sehingga pemimpin pun terkadang kali lengah diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini aku akan bagikan beberapa tips membuat dugaan yang jitu. Bukan menandakan saya selamanya benar di memprediksi satu buah pertandingan. Taruhan bola online Tentu saja tidak, walau dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran dugaan yang sempurna tinggi: pukul rata 3 mulai 4 antisipasi saya setara kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi mau terjadi All German final di Liga Champions. Di final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah acara nonton membarengkan, saya menjangka Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kelebihan. Sebelum itu saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Belakang, saya mengempik Belanda hendak mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan disini adalah; dugaan bisa benar bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka sisi keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi meningkat tajam.

Saya ajak Engkau untuk membahas beberapa perkiraan terakhir beta guna menceritakan beberapa prinsip penting yang saya serius akan bernilai bagi Engkau saat mengira memprediksi festival.

Di antara dugaan yang aku sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walau demikian tersedia logika pada belakang bayangan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media asing saya menelan kabar kalau Ronaldo & Mourinho juga tidak sepaham (berita hal hal ini baru merembes di Nusantara beberapa saat lalu). Guna pelatih aku paham resmi arti kesentosaan tim dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang selagi on fire, yang menghasilkan saya deging memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat 1 buah turnamen berlanjur di mana pemain pantas terus bersama tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan perkongsian kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen menjulang lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau daya keseluruhan menyunggi juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kelebihan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata berpanggilan objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda tersendiri di atas Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia hendak bermain penuh gairah, maka itu akan mampu mereduksi perlawanan kualitas. Maka, skor tipis atau luas bisa aja diprediksi secara sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim saat membuat antisipasi. Kita larat selalu bertafakur tim tambatan hati kita unggul, tapi ketika membuat bayangan tentu logika harus diutamakan di atas fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di sebuah media tanda tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi spesialis terakhir kolam. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund menurut fakta-fakta tersebut. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan betul2 benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan bukti yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi landasan membuat 1 buah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menggulung Bayern, besar yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pun tidak dapat dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua menjimbit yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena bayangan saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak minta saya menenung berbagai perbandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau aku tolak beserta alasan redup paham hal kekuatan ke-2 tim. Dalil saya itu senafas dengan tips perkiraan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi laporan dan wawasan yang elok mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil jadi pakar tentang semua permufakatan yang terdapat. Akui saja.

Tips antisipasi 7: Aku juga tidak seharusnya menjangka setiap festival. Ada waktunya pertandingan amat sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Anda 50-50. Jika sudah demi tahan ada, hindari mendesak diri memproduksi prediksi. Secara demikian prosentase kejituan antisipasi anda bakal meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa serta patut diterapkan dalam memproduksi sebuah perkiraan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi itu. Sebuah dugaan yang berkelas, baik benar maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Datenschutzerklärung
Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!